CTF (Capture The Flag) tipe boot2root merupakan tantangan yang menguji kemampuan peserta dalam “menghidupkan” sistem virtual, mem-bypass proteksi, dan akhirnya mendapatkan akses root. Artikel ini akan mengupas apa itu CTF Boot2Root, alasan ia menjadi favorit di komunitas keamanan siber, serta langkah-langkah efektif untuk memulainya.
Apa Itu CTF Boot2Root?
CTF Boot2Root adalah tantangan di mana peserta memulai dari sebuah sistem virtual tanpa hak akses (biasanya user biasa), kemudian mengeksploit sistem tersebut hingga mendapatkan kendali penuh (root). Ini mencerminkan skenario nyata: sebuah server yang ditemukan memiliki celah kritis, dan tugas peserta adalah menemukan jalur eskalasi hak istimewa.
Kenapa Boot2Root Begitu Populer di Komunitas?
- Realistis dan Praktikal: Mirip dengan aktivitas pentesting di dunia nyata—mulai dari reconnaissance, eksploitasi, hingga privilege escalation.
- Pembelajaran Komprehensif: Mendorong keterampilan seperti analisis binary, debugging, pemahaman kernel, konfigurasi sistem, dan privilege escalation.
- Kepuasan Eksekusi: Proses “naik root” secara nyata memberi sensasi pencapaian tersendiri.
- Komunitas Interaktif: Banyak tantangan Boot2Root dilengkapi walkthrough atau diskusi di komunitas, memperkuat kolaborasi dan pembelajaran kolektif.
Tahapan Umum dalam Menyelesaikan Boot2Root
- Recon & Enumeration
- Identifikasi port yang terbuka (misalnya SSH, HTTP) menggunakan Nmap.
- Eksplorasi layanan melalui browser maupun alat seperti dirbuster, gobuster, atau nikto.
- Eksploitasi Awal
- Cari bug di layanan—misalnya LFI, RFI, SQL injection, atau unauthenticated access.
- Manfaatkan vulnerability tersebut untuk mendapatkan akses sebagai user biasa.
- Privilege Escalation
- Setelah menjadi user, jalankan sudo -l, linpeas, pspy, atau GTFOBins untuk menemukan privilege escalation vectors.
- Eksploitasi misconfigurations (misalnya, cron jobs, suid binaries, kernel exploits) untuk eskalasi ke root.
- Post-Exploitation
- Dapatkan flag (sering berada di /root atau lokasi khusus).
- Dokumentasikan langkah-langkah dan buat proof of concept (PoC) agar bisa direplikasi di lingkungan berbeda.
Perbandingan dengan Tipe CTF Lain
| Fitur | Boot2Root | CTF Jeopardy (Basic) | CTF Url-Fuzz/Web |
|---|---|---|---|
| Realisme | High | Medium | Medium–Low |
| Ruang Lingkup Materi | Luas (OS, network, binary) | Sempit/domain-spesifik | Fokus web |
| Eskalasi Privilege | Ya | Tidak | Jarang |
| Pembelajaran | Menyeluruh | Spesifik | Web-centric |
| Keterlibatan Komunitas | Sangat Tinggi | Variatif | Tinggi (feedback web) |
Tips Efektif Menghadapi Boot2Root
- Bangun fondasi sistem dan Linux — pahami tool dasar, struktur file, dan cara debugging.
- Belajar dari pembuat lain — misalnya pada TryHackMe (“Room”), VulnHub, atau OverTheWire.
- Rajin dokumentasi — catat setiap langkah, command, dan output.
- Berlatih berulang — semakin banyak kamu mencoba, semakin cepat dan efektif kamu menyelesaikan tantangan.
- Ikut komunitas — diskusi di Discord, forum, atau blog tutorial akan memperkaya teknik dan sudut pandang.
Kesimpulan
CTF tipe Boot2Root adalah tantangan paling komprehensif dalam dunia CTF. Dari eksploitasi awal hingga eskalasi ke root, peserta diuji di banyak level—teknis, analitis, dan kreativitas. Untuk siapa pun yang ingin melatih kemampuan pentesting nyata, Boot2Root adalah pintu gerbang terbaik.


